Keamanan Jaringan: Pengertian, Jenis & Manfaatnya bagi Bisnis

keamanan jaringan

Memperkuat keamanan jaringan di kantor adalah langkah awal untuk mencegah ancaman yang membahayakan sistem bisnis Anda.

Pasalnya, kerentanan pada jaringan bisnis dapat menjadi celah bagi hacker untuk melakukan aksi peretasannya.

Catatan: Anda ingin mendapatkan Gratis Security Assessment eksklusif dari Cisco Umbrella? daftarkan diri anda sekarang! Ingat penawaran ini terbatas hanya untuk 30 pendaftar pertama. Jika anda membutuhkan Solusi IT lainnya, kami memiliki berbagai layanan Jasa IT Terbaik yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Kami serius soal ini!

IBM sendiri menunjukkan bahwa kebocoran data akibat peretasan di tahun 2023 telah menyebabkan kerugian sebesar US$ 4,45 juta.

Maka dari itu, kami ingin mengajak Anda untuk lebih memahami tentang pentingnya network security di lingkungan bisnis. 

Berikut ulasan lengkapnya.

Apa yang Dimaksud dengan Keamanan Jaringan?

Pengertian keamanan jaringan adalah perlindungan terhadap infrastruktur IT dalam suatu jaringan dari peretasan, pencurian data, dan semacamnya.

Tindakannya meliputi penerapan kebijakan, konfigurasi, atau penggunaan alat tertentu untuk menghasilkan jaringan yang aman.

Dalam upaya melindungi jaringannya, setiap organisasi mungkin menerapkan sistem yang berbeda-beda. Apa saja contohnya?

Jenis-Jenis Sistem Keamanan Jaringan

Ini dia macam-macam keamanan jaringan yang banyak digunakan untuk melindungi data bisnis saat ini:

1. Web Security

web security

Pertama adalah web security, yaitu sistem untuk melindungi jaringan dari ancaman yang datang melalui internet, misalnya DDoS dan peretasan situs web.

Bagi Anda yang bisnisnya memiliki kehadiran online berupa situs web atau aplikasi, sebaiknya aktifkan keamanan web security

2. Firewall

keamanan jaringan firewall

Firewall dapat berbentuk perangkat lunak atau layanan berbasis cloud. Fungsinya untuk memantau serta mengontrol lalu lintas jaringan.

Di dasbornya, Anda bisa mengatur sendiri protokol agar firewall memblokir lalu lintas mencurigakan dan akses jaringan yang tidak sah.

“Solusi praktisnya, gunakan Cisco Umbrella, lapisan keamanan DNS yang memiliki fitur cloud-delivered firewall.”

3. Antivirus dan Antimalware

keamanan jaringan komputer

Keamanan jaringan komputer yang paling sederhana adalah memasang antivirus dan antimalware.

Namun, agar perlindungannya lebih optimal, Anda harus selalu memperbarui software karena banyak jenis virus baru bermunculan setiap hari.

Tugas sistem keamanan ini yaitu mendeteksi, menghapus program berbahaya, dan memperbaiki kerusakan.

4. Virtual Private Network (VPN)

keamanan jaringan vpn

Selanjutnya, VPN, sistem keamanan yang menawarkan enkripsi jaringan.

Penjelasan simpelnya begini:

Anggap lalu lintas informasi di jaringan Anda seperti mobil di jalan raya. Dengan kata lain, orang bisa dengan mudah melihat mobilnya, bukan?

Baca Juga: 7 Cara Pemulihan Ransomware Attack dan Langkah Mitigasinya

Dengan VPN, Anda menciptakan terowongan untuk yang menghalangi orang luar melihat lalu lintasnya.

5. Autentikasi Multifaktor (MFA)

autentikasi multifaktor

Sekarang, sistem keamanan multifactor authentication atau MFA sudah menjadi standar hampir semua layanan maupun aplikasi online.

Baca Juga: Bagaimana Jasa IT Security Membantu Mengatasi Ancaman Siber?

Metode ini bekerja dengan menambah langkah keamanan yang hanya diketahui oleh Anda ketika ingin mengakses suatu layanan.

Contoh MFA misalnya:

  • Kata sandi.
  • Token keamanan.
  • Verifikasi biometrik.
  • Kode OTP.

6. Wireless Security

keamanan jaringan nirkabel

Infrastruktur IT di kantor pasti terhubung dengan jaringan wireless. Sayangnya, banyak yang tidak sadar kalau jaringan wireless rentan terhadap peretasan.

“79% jaringan WiFi menggunakan kata sandi yang lemah, sehingga membuatnya rentan terhadap serangan dari dunia maya.” ~ Avast

Itulah pentingnya meningkatkan keamanan WiFi dengan memperkuat kata sandi atau mengenkripsi jaringan nirkabel supaya lebih aman.

7. Data Loss Prevention (DLP)

data loss prevention

Bisnis yang punya banyak data sensitif wajib memiliki satu set perangkat sistem keamanan DLP.  Dengan alat ini, Anda dapat mencegah data sensitif dikirim ke tujuan yang tidak sah.

Ini adalah upaya terbaik untuk meminimalkan risiko kehilangan data penting, baik melalui kebocoran data atau pencurian.

8. Network Monitoring

Pentingnya monitoring jaringan dalam keamanan perusahaan tidak bisa diabaikan. Network monitoring bertindak sebagai mata yang teliti, terus menerus memantau aktivitas jaringan untuk mendeteksi anomali atau perilaku mencurigakan.

Dengan menganalisis lalu lintas data, network monitoring membantu mendeteksi serangan siber secara cepat dan memberikan visibilitas penuh terhadap keadaan jaringan.

Dengan adanya network monitoring, perusahaan dapat mengidentifikasi insiden keamanan seperti serangan malware, upaya penetrasi, atau anomali lalu lintas yang tidak biasa. Informasi ini memungkinkan tim keamanan untuk merespon secara proaktif, mengisolasi dan mengatasi ancaman sebelum menyebabkan kerusakan lebih lanjut.

Selain itu, monitoring jaringan juga berperan dalam mendukung kinerja jaringan secara keseluruhan. Dengan melacak kinerja dan penggunaan bandwidth, perusahaan dapat mengidentifikasi bottle-neck, memastikan ketersediaan layanan, dan merencanakan kapasitas jaringan untuk pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Dengan kata lain, network monitoring bukan hanya alat deteksi serangan, tetapi juga solusi proaktif untuk menjaga kelancaran operasional bisnis secara keseluruhan.

Manfaat Meningkatkan Keamanan dalam Jaringan bagi Bisnis

Tujuan keamanan jaringan bukan hanya demi keselamatan data, tetapi juga menjaga reputasi bisnis. Dengan meningkatkan itu, bisnis Anda akan memperoleh manfaat, seperti:

  • Melindungi bisnis dari risiko kehilangan data dan sabotase akibat peretasan.
  • Melindungi data sensitif bisnis dan kerahasiaan data pribadi klien.
  • Memenuhi standar aturan yang berlaku di industri.
  • Meningkatkan kinerja sistem, mengurangi gangguan, intrusi, dan downtime.
  • Menghemat biaya untuk jangka panjang.
  • Mempertahankan reputasi bisnis di mata pelanggan dan mitra.

Dengan menginvestasikan jaringan yang aman, bisnis Anda dapat melindungi aset-aset berharga serta memastikan keberlangsungan jangka panjang.

Baca Juga: 8 Tips Perlindungan Ransomware untuk Bisnis Paling Ampuh

Strategi Mengimplementasikan Keamanan Jaringan

Keamanan jaringan adalah hal yang harus menjadi prioritas bagi setiap bisnis di era digital. 

Untuk mengimplementasikan keamanan jaringan yang efektif dan efisien, Anda perlu melakukan langkah-langkah proaktif.

Salah satu caranya dengan melakukan audit keamanan berdasarkan penjelasan kami di atas sesuai dengan kondisi jaringan Anda saat ini. 

Kami juga punya solusi lain yang efektif. Supaya lebih mudah, gunakan saja jasa network assessment Edavos

Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh serta memberikan rekomendasi tentang sistem yang perlu diimplementasikan.Hubungi kami melalui banner di bawah ini untuk mendapatkan info lebih lanjut mengenai network assessment.

Suka Artikel Ini?

Untuk tetap up-to-date dengan artikel terbaru dan tips menarik mengenai Security, ayo bergabung di Newsletter Edavos.