Pentingnya Monitoring Jaringan Bagi Perusahaan

Jika Anda seorang network engineers pasti sudah paham betul dengan yang namanya monitoring jaringan. Karena salah satu tugas serta tanggung jawabnya adalah merawat dan menjaga jaringan agar tetap dalam kondisi yang maksimal.

Nah, namun bagi Anda yang awam akan hal ini. Pasti Anda kurang paham dengan yang namanya monitoring jaringan bukan? Padahal sebenarnya monitoring jaringan sangat penting untuk dilakukan. Terlebih bagi Anda yang memiliki bisnis yang bergantung dengan infrastruktur jaringan.

Coba Anda bayangkan, misalnya ketika jaringan perusahaan Anda mati dan tidak ada yang tahu penyebabnya. Pastinya operasi bisnis perusahaan Anda akan menjadi kacau. Dan juga dapat mengecewakan para pelanggan bukan.

Selain itu, pastinya perusahaan juga dapat kehilangan produktivitas karyawan dan juga mengalami kerugian.

Oleh sebab itu di pembahasan artikel kali ini. Kita akan membahas mengenai serba-serbi apa itu monitoring jaringan yang perlu Anda ketahui.

Jadi, yuk langsung saja kita simak penjelasanya di bawah ini.

Apa Itu Monitoring Jaringan?

Network Monitoring

Dilansir dari lama netdata pengertian dari monitoring jaringan merupakan proses memantau, merawat dan menjaga infrastruktur jaringan agar tetap didalam kondisi yang optimal.

Jadi bisa dibilang monitoring jaringan adalah kegiatan mengumpulkan dan melaporkan berbagai data dari jaringan komputer, termasuk: routers, switches, firewalls, load balancers, hub, modem dan endpoints (server).

Setelah data terkumpul Lalu data tersebut disaring dan dianalisis. Untuk diidentifikasi apakah terdapat masalah pada jaringan atau tidak.

Jika terjadi masalah jaringan biasanya dapat mencakup hal-hal berikut: device failures, link outages, interface errors, packet loss, application response time, dan configuration changes.

Biasanya dalam melakukan monitoring jaringan. Network engineers menggunakan sebuah perangkat atau sistem. Termasuk software dan hardware yang dapat melacak berbagai aspek jaringan dan operasinya. Seperti lalu lintas, penggunaan bandwidth, dan waktu aktif jaringan.

Dengan adanya sistem ini membuat network engineers dapat dengan cepat mendeteksi adanya masalah. Seperti kegagalan koneksi. Atau masalah seperti kemacetan lalu lintas jaringan yang membatasi aliran data.

Selain itu dengan adanya sistem ini dapat memberi tahu network engineers. Mengenai masalah melalui email atau teks dan mengirimkan laporan menggunakan analisis jaringan.

Baca Juga: Software Defined Networking

Mengapa Monitoring Jaringan Begitu Penting Untuk Perusahaan/Bisnis Anda?

Adanya kegagalan jaringan akan menyebabkan downtime. Sehingga membuat para karyawan Anda tidak dapat melakukan pekerjaannya dan dapat menurunkan produktivitasnya.

Apalagi bila Anda memiliki produk digital. Ketika jaringan mengalami downtime otomatis para pelanggan Anda tidak dapat mengakses aplikasi Anda. Dan bisa saja membuat Anda kehilangan pelanggan karena masalah ini.

Terlebih terdapat penelitian .yang mengatakan lebih dari 35% UKM telah kehilangan pendapatan karena downtime. Selain itu downtime juga dapat mengurangi produktivitas karyawan Anda sebesar 21%.

Dengan melakukan monitoring jaringan. Anda dapat dengan mudah terhindar dengan permasalah jaringan yang membuatnya downtime. Karena monitoring jaringan membantu Anda dalam menemukan potensi masalah di jaringan Anda. Sehingga membantu Anda secara proaktif dalam memecahkan masalah sebelum benar-benar terjadi.

Dengan mengidentifikasi masalah sedini mungkin membantu Anda dalam melindungi reputasi bisnis Anda. Dan juga akan membantu Anda dalam meningkatkan produktivitas karyawan Anda.

Karena karyawan Anda dapat melakukan pekerjaan mereka tanpa khawatir tentang masalah jaringan. Hal ini juga akan memastikan bahwa pelanggan Anda akan tetap senang karena mereka akan selalu memiliki akses ke layanan Anda.

5 Tahap Dalam Monitoring Jaringan

Dalam proses monitoring jaringan mencakup semua fase yang terlibat dalam menjalankan monitoring jaringan yang efisien. Berikut ini beberapa proses monitoring jaringan meliputi:

1. Mengidentifikasi komponen jaringan utama

Identifikasi semua komponen jaringan yang Anda miliki dan lihat bagaimana komponen-komponen ini saling terhubung untuk dapat mengetahui bagaimana komponen tersebut akan saling mempengaruhi jika ada sesuatu masalah yang terdeteksi.

2. Pantau Komponen Jaringan Secara Aktif

Dengan menggunakan alat monitoring jaringan, atur sistem untuk terus memantau komponen jaringan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tidak ada masalah yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi jaringan. Selain itu dengan mengaktifkan pemantau jaringan, membantu Anda dalam mendeteksi masalah lebih cepat, bahkan sebelum Anda menyadari bahwa ada masalah di jaringan Anda.

3. Mengaktifkan Peringatan Untuk Kondisi Komponen Jaringan

Untuk proses selanjutnya adalah mengatur peringatan yang memberi tahu Anda tentang status komponen jaringan. Misalnya, anggaplah suatu komponen jaringan dalam kondisi yang buruk, atau jika terdapat masalah yang memperlambat pengoperasian komponen jaringan tertentu. Dengan adanya peringatan dapat secara otomatis meminta Anda untuk mengambil tindakan dan proaktif dalam mempertahankan fungsi jaringan secara keseluruhan.

4. Buat Perencanaan Untuk Menangani Masalah

Siapkan prosedur tentang cara merespons jika terjadi sebuah masalah pada jaringan. Misal, Apa yang akan Anda lakukan jika perangkat jaringan mati, WiFi lemah, atau ada masalah dengan konektivitas jaringan? Dengan melakukan ini sebelumnya, Anda dapat memperbaiki masalah jaringan dengan pengetahuan dan sumber daya yang sesuai dan tidak melebihi anggaran.

5. Menganalisis Laporan

Software monitoring jaringan menawarkan laporan yang dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana jaringan Anda berfungsi. Dengan adanya laporan ini juga dapat menjadi alat yang berguna dalam menentukan seberapa baik proses monitoring jaringan Anda bekerja.

Apa Saja Manfaat Monitoring Jaringan Bagi Perusahaan?

Terdapat 6 manfaat yang akan didapatkan perusahaan jika melakukan monitoring jaringan, diantaranya;

1. Meningkatnya Visibilitas Jaringan

Dengan melakukan monitoring jaringan yang berkelanjutan memberikan visibilitas ke semua perangkat yang terhubung. Terlebih bagi jaringan yang berbasi cloud, yang mana setiap perangkat apa pun dapat terhubung di lokasi mana pun. Sehingga dengan visibilitas yang ditingkatkan, administrator dapat dengan cepat mengidentifikasi masalah yang dapat mempengaruhi kinerja jaringan, termasuk ancaman keamanan.

2. Meningkatkan Penggunaan Sumber Daya Yang Terbatas

Dengan perangkat software monitoring jaringan dapat mengotomatiskan banyak aspek penting dari pemantauan, analisis, dan laporan jaringan. Sehingga hal ini mengurangi beban kerja keseluruhan untuk staf IT, dan memungkinkan mereka untuk fokus pada proyek-proyek penting, bukan tugas rutin yang memakan waktu yang dapat dikelola oleh teknologi.

3. Menghemat waktu dan Uang

Dengan tidak melakukan monitoring jaringan maka akan ada banyak waktu dan biyaya yang akan dihabiskan untuk melakukan penelitian dan analisa ketika terjadi masalah di jaringan perusahaan Anda. Oleh sebab itu monitoring jaringan sangat membantu network engineers untuk mengetahui dan memecahkan permasalahan jaringan secara cepat. Identifikasi jaringan juga dapat diselesaikan dengan cepat sehingga bisnis akan berjalan lancar dan memiliki efisiensi biaya.

4. Memangkas Waktu Dalam Menyelesaikan Masalah

Dengan melakukan monitoring jaringan dapat membantu para network engineers untuk mengetahui perangkat mana yang bermasalah dengan cepat, sehingga dapat memangkas waktu dalam mendiagnosa permasalahan yang ada. Network engineers akan mengetahui apa yang harus dilakukan dengan perangkatnya karena monitoring jaringan memiliki informasi akurat tentang bagian mana yang mengalami masalah dan apa penyebabnya.

5. Mengidentifikasi Ancaman Keamanan Lebih Cepat

Selain dapat menghemat waktu dalam menyelesaikan masalah, melakukan monitoring jaringan juga dapat mendeteksi indikasi awal serangan siber, seperti lalu lintas yang tidak terduga, perangkat yang tidak dikenal, dan penggunaan aplikasi yang tidak seperti biasanya. Sehingga mengatasi resiko ancaman keamanan dapat lebih mudah dikendalikan dan meminimalisir kerusakan.

6. Membantu Membuat Perencanaan Ke Depan

Hasil laporan monitoring jaringan memberikan gambaran umum tentang statistik hasil kinerja dari semua komponen jaringan. Sehingga dapat membantu para network engineers dalam menganalisa performa jaringan, serta dapat merencanakan apa yang harus dilakukan ketika perangkat jaringan mendekati masa akhir aktifnya. Sehingga perlu adanya perbaikan infrastruktur IT berdasarkan kebutuhan saat ini atau masa depan.

Baca Juga: Jasa Network Assessment | Edavos

Penutup

Bagaimana sudah tahu kan apa itu monitoring jaringan dan betapa pentingnya melakukan monitoring jaringan bagi perusahaan Anda. Terlebih bila perusahaan Anda bergantung dengan yang namanya jaringan.

Ok, cukup sekian pembahasan artikel kali ini. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan Anda dalam dunia teknologi. Nantikan artikel kami selanjutnya.

Promo Wifi Assessment

Leave a Comment