Kantor Anda meningkatkan paket internet. Alhasil, tagihan bulanan naik, bandwidth lebih besar, dan hasil speed test juga tinggi.
Catatan: Koneksi WiFi di kantor Anda tidak stabil? Saatnya periksa jaringan WiFi anda dengan WiFi Assessment eksklusif dari Edavos, daftarkan diri anda sekarang! Jika Anda membutuhkan Solusi IT lainnya kami memiliki berbagai layanan Jasa IT Terbaik yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
Namun, keluhan karyawan tetap sama, yaitu Wi-Fi lemot padahal sinyal full bar. Meeting online masih putus-putus, aplikasi cloud pun sering loading.
Jika kantor Anda mengalami hal ini, Edavos menyarankan untuk segera melakukan asesmen. Masalahnya bukan di kecepatan, melainkan di cara distribusi sinyal ke perangkat-perangkat.
Topik yang akan dibahas:
Sinyal Full & Internet Besar Belum Tentu Wi-Fi Cepat
Banyak klien datang ke kami dengan keluhan kenapa Wi-Fi lemot padahal sinyal full. Asumsi mereka, jumlah bar Wi-Fi sama dengan kecepatan internet.
Padahal, full bar hanya menunjukkan perangkat menerima pancaran sinyal dengan cukup kuat.
Sinyal kuat pun belum tentu clean. Mengutip Cisco Meraki, kualitas koneksi nirkabel juga dipengaruhi oleh signal-to-noise ratio atau SNR. Jika sinyal terlalu dekat dengan noise, data bisa mengalami retransmission. Akibatnya, throughput turun dan latency naik.
Di sisi lain, bandwidth besar dari ISP juga tidak otomatis membuat semua perangkat stabil. Jika terlalu banyak perangkat terhubung melalui satu access point (AP) yang kurang kuat, pengalaman pengguna tetap saja lambat.
Baca Juga: Wi-Fi Access Point: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Penyebab & Solusi Wi-Fi Kantor Tetap Lemot Meski Sinyal Full
Dari penjelasan tadi, Anda mungkin sudah mendapat gambaran. Supaya lebih jelas, silakan pelajari penyebab dan cara mengatasi Wi-Fi lemot padahal sinyal full:
1. Terlalu Banyak Perangkat Terhubung ke AP yang Sama
Kemungkinan pertama, karyawan di kantor Anda mungkin tidak hanya memakai satu perangkat. Di luar itu, masih ada perangkat Internet of Things (IoT) lainnya.
Semua perangkat tersebut berbagi koneksi ke AP. Makin banyak perangkat yang aktif, makin besar pula antrean data yang harus dilayani.
Solusinya, bagikan beban koneksi ke beberapa AP. Pisahkan juga jaringan karyawan, tamu, dan perangkat non-kerja dengan VLAN.
2. Aplikasi Kerja & Background Sync Memakan Bandwidth
Selanjutnya, dari kebanyakan kasus yang kami temukan di lapangan, koneksi kantor yang sering lambat aktivitasnya bukan cuma browsing biasa.
Biasanya di balik itu ada proses besar yang menghabiskan bandwidth, contohnya video conference. Kadang-kadang ada pula proses yang berjalan di belakang layar. Contohnya sinkronisasi file, backup otomatis, update sistem, atau CCTV cloud.
Kalau sudah demikian, saran kami adalah untuk memprioritaskan konsumsi bandwidth untuk aplikasi utama. Selain itu, jadwalkan backup di luar jam sibuk dan batasi proses sinkronisasi yang tidak terlalu penting.
3. Interferensi dari Jaringan Lain atau Perangkat Sekitar
Anda mungkin penasaran bagaimana bisa Wi-Fi lemot padahal sinyal full dan dekat dengan router/AP?
Hal ini umumnya terjadi di kantor gedung bertingkat, ruko, atau coworking space. Penyebabnya, di situ banyak jaringan Wi-Fi bercampur baur menggunakan channel yang sama.
Baca Juga: Panduan Desain Jaringan Wi-Fi Gedung Kantor Bertingkat
Intel menjelaskan bahwa band 2,4 GHz memang memiliki jangkauan lebih luas, tetapi mudah padat. Band 5 GHz sering kali jadi solusi karena lebih cepat dan memiliki lebih banyak ruang, meski jangkauannya lebih pendek.
Pada permasalahan ini, Anda harus melakukan pengecekan channel manual dengan Wi-Fi Analyzer. Gunakan 5 GHz untuk perangkat yang mendukung dan atur channel agar tidak bertabrakan.
4. Posisi dan Jumlah Access Point Tidak Sesuai Denah Kantor
“Masalah Wi-Fi lambat umumnya bukan dari koneksi internetnya, melainkan dari perangkat atau desain jaringan internal kantor. Seperti punya jalan tol 10 lajur menuju gedung, tetapi di dalam hanya ada satu lorong sempit.” – Sid Engel via Engel Tech
Inilah pentingnya desain jaringan yang matang sejak awal Anda membangun atau merenovasi kantor.
Salah satu penyebab performa Wi-Fi tidak merata adalah AP yang posisinya di pojok ruangan, di belakang tembok, atau dekat rak besi. Bisa juga akibat mengandalkan satu AP saja untuk seluruh kantor.
Catat ini: coverage bukan hanya soal sinyal sampai.
Paket internet boleh besar, sinyal boleh penuh, tetapi dalam desain Wi-Fi kantor, kapasitas juga perlu dihitung.
Oleh karena itu, sangat penting untuk merencanakan kapasitas AP berdasarkan jumlah klien dan kebutuhan throughput.
Setelah mendapatkan jumlah yang pas, tempatkan AP berdasarkan denah, material ruangan, kepadatan pengguna, dan pola kerja. Jangan hanya mengejar sinyal paling kuat.
Baca Juga: Cara Hitung Jumlah Access Point yang Tepat untuk Gudang
5. Perangkat Jaringan Tidak Sesuai Beban Kantor
Kapasitas internet besar juga tidak akan maksimal apabila perangkat internalnya tidak mumpuni untuk mendistribusikan sinyal. Router model lama atau kabel yang bermasalah tidak jarang menjadi bottleneck dalam jaringan nirkabel.
Apa solusinya?
Ganti perangkat lama dengan perangkat jaringan kelas bisnis terbaru dengan kapasitas yang sesuai kebutuhan kantor Anda.
6. Masalah Ada di Perangkat Pengguna
Kasus lainnya, bagaimana jika Wi-Fi lemot padahal sinyal full di laptop dan HP user?
Pertama, untuk masalah di laptop, beberapa penyebab paling umumnya antara lain:
- Driver tidak up-to-date,
- Terlalu banyak aplikasi terbuka,
- Terkena malware,
- Hardware jaringan laptop tidak optimal.
Sementara itu, Wi-Fi lemot padahal sinyal full di HP bisa terjadi karena:
- Sinkronisasi foto,
- Update aplikasi,
- Mode hemat daya,
- Browser cache penuh,
- Aplikasi yang berjalan di background.
Restart perangkat, cek update sistem, matikan aplikasi berat yang tidak diperlukan, lalu bandingkan dengan performa perangkat lain.
7. Ada Perangkat Asing yang Ikut Memakai Jaringan
Penyebab lain yang sering luput adalah piggybacking, yaitu ketika perangkat di luar inventaris ‘numpang’ terhubung ke Wi-Fi kantor.
Dampaknya bukan hanya pada kecepatan internet yang menurun. Perangkat asing juga membuka risiko keamanan.
Cara mengecek Wi-Fi lemot padahal sinyal full: buka dasbor admin router, lalu lihat daftar perangkat yang terhubung, putuskan akses perangkat mencurigakan.
- Ubah password Wi-Fi secara berkala.
- Gunakan WPA3/WPA2.
- Matikan WPS karena rawan bobol.
- Aktifkan MAC Filtering.
- Update firmware router agar lebih aman.
Wi-Fi Assessment: Solusi Semua Masalah Jaringan
Apabila cara-cara penanganan sederhana di atas tidak membuahkan hasil, pertimbangkan Wi-Fi assessment.
Ya, mengatasi Wi-Fi lemot padahal sinyal full tidak harus dengan menaikkan paket internet. Dengan asesmen, Anda bisa tahu akar masalahnya.
Hubungi Edavos untuk mendapatkan layanan Wi-Fi assessment profesional. Kami akan membantu perusahaan Anda mengevaluasi kondisi jaringan nirkabel kantor secara terukur agar mendapat rekomendasi perbaikan yang sesuai kebutuhan.