Cara Menentukan Jumlah Access Point untuk Gudang Anda

Koneksi WiFi di gudang Anda sering terputus? Anda tidak sendirian. Banyak perusahaan mengalami masalah serupa. 

Biasanya ini terjadi karena cakupan sinyal yang tidak merata dan interferensi. Semua itu bisa disebabkan oleh jumlah access point yang tidak sesuai.Maka dari itu, di artikel ini Edavos akan memberi panduan praktis untuk menentukan jumlah access point ideal dan cara penempatan yang optimal.

Catatan: Koneksi WiFi di kantor Anda tidak stabil? Saatnya periksa jaringan WiFi anda dengan WiFi Assessment eksklusif dari Edavos, daftarkan diri anda sekarang! Jika Anda membutuhkan Solusi IT lainnya kami memiliki berbagai layanan Jasa IT Terbaik yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Mengapa Gudang Membutuhkan Perencanaan WiFi Khusus?

Tantangan implementasi wifi di gudang

Dibandingkan dengan ruang kantor, implementasi WiFi di gudang lebih menantang karena faktor-faktor berikut[1]:

  • Struktur Fisik: Langit-langit yang tinggi, rak-rak logam, dan pilar beton berpotensi memblokir atau memantulkan sinyal WiFi.
  • Inventaris yang Dinamis: Tumpukan barang di gudang terus berubah, yang mana itu akan mengubah karakteristik propagasi sinyal RF setiap harinya.
  • Interferensi Tinggi: Adanya mesin-mesin industri, kendaraan seperti forklift, dan perangkat elektronik lainnya menimbulkan interferensi sinyal.
  • Area yang Luas dan Terbuka: Meskipun terlihat mudah, ruang terbuka yang luas justru menyulitkan pemerataan sinyal.

Baca Juga: WiFi Access Point: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Faktor-Faktor yang Menentukan Jumlah Access Point untuk Gudang

Jumlah access point untuk gudang

Setelah memahami tantangannya, Anda perlu tahu faktor apa saja yang mempengaruhi penghitungan jumlah WiFi access point untuk sebuah gudang. Berdasarkan pengalaman kami, faktor-faktor utamanya antara lain:

Luas Area Gudang

Ini adalah titik awal yang paling dasar. Makin luas area yang perlu dijangkau, tentu makin banyak AP yang Anda butuhkan untuk memastikan coverage sinyal merata.

Jumlah Pengguna Simultan

Kapasitas juga sangat penting. Anda harus menghitung berapa banyak karyawan atau perangkat yang akan terhubung ke jaringan secara bersamaan.

Jenis Perangkat dan Aplikasi

Perangkat yang berbeda memiliki kebutuhan berbeda pula.[2] Sebuah scanner barcode sederhana tentu butuh bandwidth lebih kecil daripada tablet yang menjalankan aplikasi Warehouse Management System (WMS) secara real-time.

Hambatan Fisik

Dinding beton dan rak logam yang tinggi sering kali menjadi penghalang sinyal nomor satu yang harus diperhitungkan dalam kalkulasi perencanaan WiFi.[3]

Cara Menghitung Jumlah Access Point yang Tepat

Mengutip Hummingbird Network, kebutuhan access point untuk bisnis yang memiliki gudang seluas 929 m2 adalah sekitar 10 AP.[4] Tentu saja, angka ini sangat bergantung pada faktor-faktor di atas.

Penghitungan paling akurat sebenarnya harus melalui site survey langsung. Akan tetapi, ada beberapa estimasi yang bisa Anda jadikan sebagai patokan.

Pertama-tama, untuk memperkirakan jumlah AP yang dibutuhkan,[5] Anda perlu mengumpulkan daftar informasi berikut:

  • Luas area dan denah lantai,
  • Bentuk area (misalnya L, T, H),
  • Material bangunan (misalnya beton, bata, drywall),
  • Jumlah pengguna dan perangkat,
  • Kebutuhan throughput per pengguna/aplikasi.

Secara umum, Anda bisa menghitung berdasarkan coverage dan kebutuhan kapasitas:

1 AP per 148 m2 (berdasarkan coverage).

1 AP untuk setiap 30 pengguna (berdasarkan kapasitas).

Namun, estimasi di atas harus disesuaikan lagi dengan kondisi di lapangan sesuai informasi yang Anda dapatkan sebelumnya.Jika dinding gudang Anda terbuat dari beton atau bata tebal, cakupan sinyal akan berkurang drastis. Maka, estimasinya berubah menjadi 1 AP per 74 m2.

Faktor yang melemahkan sinyal wifi

Kemudian bentuk area gudang juga mempengaruhi coverage access point. Bentuk seperti huruf L, T, atau H membutuhkan lebih banyak AP untuk menjangkau semua sudut. Aturan sederhananya:

  • L → 2x
  • T → 3x
  • H → 4x
Coverage access point

Contoh Penghitungan Jumlah AP

Katakanlah Anda memiliki gudang berbentuk persegi panjang seluas 1.000 m2. Dindingnya terbuat dari beton dan digunakan oleh 50 karyawan secara simultan.

Perhitungan Berdasarkan Coverage

Lantaran dindingnya beton, maka pakai rasio yang lebih padat.

Rumus: Luas Area / Cakupan per AP

1.000 m² / 74 m² = 13,5

Kira-kira Anda membutuhkan 14 access point.

Perhitungan Berdasarkan Jumlah User per Access Point

Sekarang mari hitung berdasarkan jumlah pengguna.

Rumus: Jumlah Pengguna / Kapasitas per AP

50 pengguna / 30 = 1,67

Hasilnya, Anda membutuhkan sekitar 2 access point untuk melayani semua pengguna.

Dari dua perhitungan di atas, ambil nilai yang lebih tinggi, yaitu 14 access point. Alasannya, meskipun 2 AP sudah cukup untuk memenuhi kapasitas pengguna, sinyalnya mungkin tidak dapat menjangkau seluruh area gudang secara merata.

Strategi Pemasangan Access Point di Gudang

Penempatan access point yang ideal

Tantangan implementasi WiFi di gudang bukan hanya soal jumlah, tetapi juga penempatan access point yang ideal dan konfigurasinya. Berikut adalah delapan strategi yang bisa Anda terapkan:[6]

  • Pertama, lakukan site survey setelah semua rak dan sebagian besar inventaris sudah terpasang untuk mendapatkan gambaran kondisi riil.
  • Gunakan beberapa SSID WiFi terpisah untuk tujuan yang berbeda, misalnya kantor, gudang, tamu, dll. 
  • Tempatkan AP di lokasi ideal. Umumnya pemasangan di langit-langit memberikan coverage yang paling luas dan minim hambatan.
  • Untuk area lorong di antara rak-rak tinggi, gunakan antena directional (terarah) untuk memfokuskan sinyal di area tersebut.
  • Selanjutnya, kami juga memanfaatkan frekuensi 5GHz atau 6GHz untuk perangkat operasional utama karena lebih cepat dan minim interferensi.
  • Di sisi lain, pada frekuensi 2.4GHz, optimalkan channel 1, 6, dan 11 non-overlapping untuk AP yang berdekatan.
  • Jangan selalu mengatur daya ke level maksimum. Keseimbangan daya sangat penting untuk mengurangi interferensi antar AP.
  • Implementasikan protokol keamanan WiFi terkini seperti WPA3, gunakan VLAN untuk segmentasi jaringan, dan pasang firewall

Tempatkan AP secara mandiri di persimpangan atau sudut untuk memastikan kontinuitas cakupan sinyal dan pengalaman roaming yang baik.[7] ~ Huawei (Enterprise WLAN Scenario-based Design)

Lokasi access point

Tips penting: Jangan lupa lakukan monitoring jaringan secara rutin untuk memastikan jaringan WiFi tetap aman dan berjalan sesuai fungsinya.

Pentingnya WiFi Assessment

Menentukan jumlah access point untuk gudang tidak boleh tebak-tebakan. Ini adalah sebuah keputusan teknis yang krusial dan dipengaruhi oleh banyak faktor.

Di sinilah peran WiFi assessment menjadi sangat krusial. Analisis mendalam adalah satu-satunya cara untuk merancang jaringan yang benar-benar optimal.Edavos menyediakan layanan WiFi assessment komprehensif untuk memetakan kebutuhan unik gudang Anda. Kami membantu Anda merencanakan, mengimplementasikan, hingga mengelola jaringan WiFi yang andal dan efisien.

Isi form berikut! Tim kami segera menghubungi Anda.