Perbedaan Generasi WiFi dari Versi Awal hingga Terbaru

Di antara banyak penyebab masalah jaringan WiFi yang Edavos tangani selama ini, salah satunya yang paling umum adalah ‘kesenjangan’ generasi WiFi.

Itulah alasan kami sering menyarankan klien untuk melakukan upgrade perangkat supaya performa jaringan mereka membaik.

Catatan: Koneksi WiFi di kantor Anda tidak stabil? Saatnya periksa jaringan WiFi anda dengan WiFi Assessment eksklusif dari Edavos, daftarkan diri anda sekarang! Jika Anda membutuhkan Solusi IT lainnya kami memiliki berbagai layanan Jasa IT Terbaik yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.

Namun, saran ini juga sering memicu pertanyaan lanjutan, seperti: 

Memangnya sekarang WiFi kami generasi ke berapa? 

Perangkat yang umum digunakan di kantor-kantor saat ini generasi yang mana?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, di sini kami akan membahas tuntas sejarah dan tingkatan generasi WiFi dari waktu ke waktu.

Sejarah Awal Penemuan WiFi

penemu WiFi

Cikal bakal WiFi lahir dari sebuah konsep brilian yang disebut frequency-hopping pada 1940-an. Ide ini dipatenkan oleh Hedy Lamarr pada era Perang Dunia II untuk memandu torpedo secara nirkabel tanpa terlacak oleh musuh.

Konsep inilah yang akhirnya menjadi dasar fundamental untuk berbagai teknologi komunikasi nirkabel masa kini, seperti WiFi, Bluetooth, dan GPS.

Beberapa dekade kemudian, sekitar awal 1990-an, John O’Sullivan dan timnya di CSIRO menghadirkan penemuan penting lainnya untuk WiFi modern. Mereka mengembangkan teknik pengolahan sinyal yang memungkinkan transmisi data nirkabel berjalan lebih stabil dan cepat.

“Kami menciptakan dan mematenkan teknologi wireless LAN (WLAN) yang memberi kebebasan untuk bekerja tanpa kabel di rumah dan kantor. Tim kami berhasil mengatasi masalah interferensi sinyal dengan cara unik….” ~ CSIRO

Baca Juga: 5 Cara Mengatasi RF Interference WiFi di Lingkungan Bisnis

Kemudian tonggak penting sejarah jaringan WiFi terjadi pada tahun 1997, di mana  Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) secara resmi menetapkan standar jaringan nirkabel pertama yang dikenal sebagai 802.11

Dengan standardisasi ini, teknologi nirkabel akhirnya memiliki patokan khusus untuk penggunaan massal oleh konsumen di seluruh dunia.

Namun, meski teknologinya sudah terlebih dahulu ada, sebenarnya nama “WiFi” baru diperkenalkan tahun 1999 oleh organisasi Wi-Fi Alliance (dulunya WECA). Mereka menciptakan istilah ini supaya lebih ramah pemasaran daripada IEEE 802.11.

sejarah jaringan WiFi

Timeline Perkembangan Teknologi Wireless LAN

Sejak itu, generasi WiFi 802.11 terus berubah menjawab kebutuhan zaman. Untuk memahami evolusinya dari waktu ke waktu, simak timeline perkembangannya berikut ini:

Generasi 1 (WiFi 1) – 802.11b (1999)

Ini adalah titik awal perjalanan WiFi yang masih menggunakan frekuensi 2.4 GHz saja dengan kecepatan maksimal 11 Mbps. Fokus utamanya membuktikan bahwa koneksi nirkabel bisa berfungsi stabil untuk aktivitas internet dasar.

Generasi 2 (WiFi 2) – 802.11a (1999)

Sebenarnya WiFi 2 dirilis bersamaan dengan generasi pertama, tetapi menggunakan frekuensi 5 GHz. Kecepatan transfernya pun lima kali lebih cepat, yakni bisa mencapai 54 Mbps.

Generasi 3 (WiFi 3) – 802.11g (2003)

Untuk mengakomodasi laptop dan perangkat seluler berfitur WiFi, akhirnya muncul generasi ketiga. WiFi 3 menggabungkan keunggulan dua generasi awal. Frekuensinya 2.4 GHz, tetapi dapat mencapai kecepatan 54 Mbps.

generasi WiFi ketiga

Pada akhirnya ini menjadi pilihan populer saat itu karena menawarkan kecepatan tinggi dengan jangkauan lebih baik.

Generasi 4 (WiFi 4) – 802.11n (2009)

Generasi WiFi keempat dirilis pada tahun 2009, membawa peningkatan signifikan bernama Multiple-Input Multiple-Output (MIMO).

MIMO memungkinkan penggunaan beberapa antena untuk mengirim dan menerima data secara bersamaan. Kecepatan maksimalnya melonjak hingga 600 Mbps.

Selain itu, versi 802.11n ini juga mendukung operasi pada frekuensi 2.4 GHz dan 5 GHz (dual-band). Jadi, di generasi keempat jangkauan dan kecepatan sama-sama meningkat. 

Standarnya masih terus relevan. Maka, tidak heran jika WiFi 4 masih banyak ditemukan di kantor-kantor hingga saat ini.

Generasi 5 (WiFi 5) – 802.11ac (2013)

Berikutnya, generasi WiFi 5 hanya berfokus pada frekuensi 5 GHz

Meski dari segi jangkauan jadi lebih terbatas, tetapi generasi kelima menawarkan kecepatan multi-gigabit. Kecepatan maksimum teoritisnya hingga 3.5 Gbps.

Selain itu, salah satu fitur yang menonjol adalah Multi-User, Multiple Input, Multiple Output (MU-MIMO).

Gampangnya, fitur ini memungkinkan router WiFi berkomunikasi dengan beberapa perangkat secara bersamaan, bukan secara berurutan. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi jaringan saat banyak perangkat yang terhubung.

Generasi 6 (WiFi 6 & 6E) – 802.11ax (2019-2020)

Ketika WiFi 5 tidak mampu lagi menangani kepadatan pengguna, biasanya kami merekomendasikan untuk beralih ke generasi WiFi 6.

Ini bukan hanya untuk meningkatkan kecepatan, tetapi efisiensi. Hadirnya teknologi OFDMA membuat WiFi 6 bisa melayani lebih banyak perangkat secara bersamaan tanpa menyebabkan kemacetan. 

Setahun setelah perilisan WiFi 6, muncul varian extended-nya dengan nama WiFi 6E. Teknologi ini menambahkan frekuensi baru di 6 GHz, yang menyediakan jalur super cepat bebas interferensi.

Generasi 7 (WiFi 7) – 802.11be (2024)

Bicara soal 6GHz, pemerintah Indonesia baru saja meresmikan penggunaan spektrum tersebut dan menerbitkan regulasinya pada awal 2025.

Hal itu pula yang nantinya akan mendukung perkembangan generasi WiFi 7 di Indonesia.

WiFi 7 sendiri sudah muncul setahun sebelumnya, tepatnya pada Januari 2024. Jika generasi sebelumnya sudah canggih, yang satu ini lebih canggih lagi.

Baca Juga: Perbandingan WiFi 6 vs WiFi 7: Kecepatan, Latensi, Kapasitas

Sebagai generasi WiFi terbaru, 802.11be dirancang untuk kebutuhan ultra-konektivitas. Fitur andalannya bernama Multi-Link Operation (MLO)

MLO berfungsi menghubungkan perangkat ke beberapa frekuensi sekaligus (2.4, 5, dan 6 GHz) secara simultan. Alhasil, koneksi jadi super cepat, stabil, dan dengan latensi sangat rendah.

Generasi 8 (WiFi 8) – 802.11bn (Estimasi 2028)

WiFi 8

Generasi ketujuh baru saja keluar, tetapi Wi-Fi Alliance sudah memberikan estimasi peluncuran WiFi 8, yakni sekitar September 2028.

Teknologinya akan lebih cerdas dengan menawarkan Ultra High Reliability (UHR). Ini cocok untuk kebutuhan yang membutuhkan reliabilitas hingga 99.9999999% dan latensi di bawah 1 ms.

Baca Juga: Apa Itu Latency? Pengertian, Penyebab, & Cara Mengatasinya

Di samping itu, kabarnya mereka juga menaruh perhatian khusus pada integrasi AI dan machine learning (ML), meskipun bukan menjadi fokus utama.

perkembangan teknologi wireless

Perbandingan Singkat Versi dan Generasi WiFi

Supaya lebih mudah membandingkan setiap generasi, berikut kami rangkum perbandingan semua standar WiFi:

Generasi WiFiStandar IEEEFrekuensiKecepatan Maksimal TeoretisFitur Utama
1802.11b2.4GHz11MbpsPengenalan konektivitas nirkabel massal.
2802.11a5GHz54MbpsKecepatan lebih tinggi di frekuensi baru.
3802.11g2.4GHz54MbpsKecepatan tinggi di frekuensi populer.
4802.11n2.4/5 GHz600MbpsPengenalan teknologi MIMO.
5802.11ac5GHz3.5GbpsStandar gigabit pertama yang populer.
6/6E802.11ax2.4/5/6 GHz9.6GbpsEfisiensi tinggi untuk banyak perangkat (OFDMA).
7802.11be2.4/5/6 GHz46GbpsKoneksi multi frekuensi (MLO), latensi rendah.
8802.11bnTBD> 100GbpsAI, efisiensi IoT, latensi rendah.

Dari tabel di atas, Anda bisa cek, kira-kira teknologi WiFi di kantor Anda berada di generasi yang mana?

Mengapa Penting Upgrade WiFi ke Generasi Terbaru?

mengapa upgrade WiFi penting

Dari pengalaman selama bertahun-tahun, Edavos tahu betul bahwa keputusan untuk memperbarui infrastruktur jaringan bukanlah hal sepele.

Namun, pada titik tertentu, Anda memang harus upgrade karena setiap generasi WiFi baru yang muncul pasti membawa peningkatan signifikan.

Selain itu, upgrade juga menjadi penting bagi perusahaan karena alasan berikut:

  • Kebutuhan bandwidth makin tinggi,
  • Efisiensi dan kapasitas jaringan yang lebih baik,
  • Keamanan dan stabilitas koneksi,
  • Dukungan perangkat terbaru yang kompatibel.

Namun, langkah pertama sebelum melakukan itu semua adalah memahami kondisi jaringan Anda saat ini terlebih dahulu.

Caranya?

Edavos menyediakan jasa WiFi assessment profesional yang dapat memberikan gambaran utuh tentang kondisi kesehatan jaringan Anda. Berbekal data yang akurat, kami akan merekomendasikan solusi paling efisien sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

Isi form berikut! Tim kami segera menghubungi Anda.