PT Karts Surya Makmur (Karts) sudah punya bisnis yang solid, tetapi saat itu visibilitas di Google masih sangat minim. Sampai di suatu titik, semuanya berubah.
Selama lebih dari satu dekade, Karts dikenal sebagai produsen custom box andalan berbagai industri di Tangerang dan sekitarnya. Namun kapasitas produksi yang matang itu tidak tercermin ketika calon klien mengetik nama mereka di Google.
Di artikel ini kami akan menunjukkan bagaimana tim Edavos membantu Karts, yang awalnya tidak terlihat secara digital hingga mulai menerima repeat order dari klien baru lintas industri, tanpa iklan.
Studi kasus ini mungkin akan relevan bagi banyak pemilik bisnis B2B lain yang mengalami situasi serupa.
Topik yang akan dibahas:
Siapa Karts Surya Makmur?
PT Karts Surya Makmur berdiri sejak 2011 sebagai pabrik kardus B2B Tangerang untuk kebutuhan packaging industri.
Selama belasan tahun beroperasi, mereka membangun reputasi sebagai pemasok yang tepercaya bagi perusahaan-perusahaan besar lintas sektor, mulai otomotif, makanan dan minuman, alat olahraga, hingga furnitur seperti spring bed.
Dari sisi kapabilitas produksi, semuanya sudah established. Mesin berjalan, kualitas terjaga, dan pelanggan lama loyal.
Hal yang belum terbangun justru fondasi digital, yang di era sekarang menentukan dari mana klien-klien baru akan datang.
Adhit, yang memegang kendali urusan digital Karts, menyadari betul kesenjangan ini. Sementara kompetitor di industri sejenis saling berlomba di halaman pertama Google saat calon buyer mencari pemasok kemasan, Karts nyaris tidak terdeteksi sama sekali.
Satu Tahun Berjuang Sendiri dengan Website DIY
Menyadari pentingnya kehadiran online, Adhit memutuskan untuk membangun website Karts sendiri. Ia mengikuti berbagai panduan yang tersedia di internet: mempelajari cara setup WordPress, memilih template, dan memastikan tampilannya terlihat profesional.
Fokusnya, seperti kebanyakan orang yang baru terjun ke dunia digital tanpa latar belakang pemasaran, yakni ada pada visual. Logo rapi, foto produk tertata, dan warna brand konsisten.
Semua terlihat baik. Sayangnya, itu hanya di atas kertas.
Setelah satu tahun berjalan, kenyataannya jauh dari ekspektasi. Permasalahan yang ditemui:
- Trafik Organik Sangat Minim: Website hanya mendapatkan 1 hingga 2 pengunjung saja per bulan. Bahkan, sebagian besar kemungkinan berasal dari internal perusahaan sendiri.
- Nol Inquiries (Inbound Leads): Tidak ada satu pun calon pembeli B2B, procurement manager, atau bagian purchasing pabrik yang melakukan check out pembelian.
- Invisible di Google: Tidak mampu bersaing di halaman pencarian Google dengan kata kunci krusial terkait “pabrik kardus Tangerang” atau “produsen box custom B2B”.
Bagi seorang pengelola bisnis B2B, situasi ini memicu frustrasi dan kebingungan yang mendalam. Ada jurang pemisah yang lebar antara ekspektasi (website sebagai saluran penjualan otomatis) dan realitas (website tidak memberikan dampak penjualan sama sekali).
“Awalnya kami membangun website sendiri dengan mengikuti berbagai arahan dari internet dan fokus pada visual dengan memperbanyak gambar yang menarik. Setelah satu tahun mengelola sendiri, hasilnya tidak memuaskan: tidak ada yang menghubungi, traffic hanya sekitar 1–2 pengunjung per bulan, dan website juga belum berhasil mendapatkan peringkat di Google,” kata Adhit dari PT Karts Surya Makmur.
Situasi ini sebenarnya sangat umum bagi pemilik bisnis B2B.
Ada anggapan bahwa memiliki website saja sudah cukup. Harapannya, begitu situs online, calon klien akan otomatis menemukannya.
Namun, kenyataannya tampilan menarik tidak sama dengan struktur yang bisa ditemukan oleh mesin pencari, apalagi meyakinkan buyer industri untuk menghubungi.
Bagi Adhit, satu tahun tanpa hasil bukan cuma soal waktu yang terbuang. Itu juga berarti peluang bisnis yang lewat begitu saja, sementara kompetitor lain terus tumbuh secara digital.
Keputusan untuk Rebuild dengan Menyerahkan Fondasi Digital ke Ahlinya
Setelah setahun mencoba jalannya sendiri, Adhit sampai pada satu kesimpulan bahwa masalah ini bukan sesuatu yang bisa beres hanya dengan mempercantik tampilan atau menambah lebih banyak halaman. Butuh pendekatan yang berbeda dari cara dia membangun website sebelumnya.
Adhit kemudian memutuskan untuk sepenuhnya mempercayakan prosesnya kepada Edavos.
Keputusan ini bukan tanpa pertimbangan. Setelah satu tahun tanpa hasil, ia membutuhkan kepastian bahwa langkah berikutnya benar-benar berdasar pemahaman yang tepat tentang bagaimana buyer B2B mencari dan memilih pemasok.
“Setelah itu, saya memutuskan untuk mempercayakan rebuild website kepada Edavos,” tambah Adhit.
Dari titik inilah proses kolaborasi antara Karts dan tim kami bermula.
Dua Perbaikan Mendasar
Setelah mempelajari kondisi awal website Karts, kami menemukan dua persoalan mendasar yang saling berkaitan, yaitu struktur website yang tidak sesuai dengan cara kerja B2B dan performa teknis yang jauh dari standar.
Dari E-commerce ke Struktur B2B Lead-Gen
Website lama Karts dibangun di atas WooCommerce, platform yang secara desain memang dirancang untuk e-commerce B2C. Dengan struktur ini, pengunjung diarahkan langsung untuk membeli produk secara mandiri melalui keranjang belanja.
Masalahnya, cara procurement manager, staf purchasing, atau pemilik pabrik mengambil keputusan sangat berbeda dari konsumen individu yang berbelanja online.
Mereka tidak memesan lewat tombol “Beli sekarang”. Harus ada jalur komunikasi langsung, detail kapasitas produksi, spesifikasi material, hingga cara kerja sama.
Oleh karena itu, kami membangun ulang arsitektur website B2B Karts berorientasi lead-generation yang berbicara langsung ke kebutuhan buyer industri.
Solusi kami:
- Mengeliminasi Alur E-Commerce Retail: Menghapus navigasi rumit ala toko online yang membingungkan buyer skala besar.
- Membangun Arsitektur B2B Lead Generation: Menyusun halaman produk berbasis spesifikasi teknis (daya tumpuk, fluting, ketebalan bahan, minimum order) yang langsung mengarah pada tindakan konversi: Permintaan Penawaran Harga dan Konsultasi Teknis Spesifikasi.
- Bahasa yang Relevan untuk Decision Maker: Setiap halaman dirancang untuk berbicara langsung pada kebutuhan procurement manager, purchasing officer, dan pemilik pabrik yang membutuhkan kepastian lead time dan kualitas bahan.
Migrasi Infrastruktur untuk Kecepatan
Struktur yang tepat saja tidak cukup jika akses ke website lambat. Pasalnya, website B2B yang lambat dapat menurunkan konversi secara signifikan karena setiap tambahan waktu loading meningkatkan risiko prospek pergi sebelum mengambil tindakan.
Kami pun melakukan migrasi infrastruktur website Karts ke server Virtual Private Server (VPS) berperforma tinggi serta melakukan optimasi codebase secara menyeluruh.
Optimasi VPS website manufaktur ini memberikan hasil yang terukur secara empiris:
- Response Time (Latency Server): Membaik secara signifikan dari 758 ms menjadi 224 ms (peningkatan kecepatan respons lebih dari 300%).
- Status Uptime Server: Meningkat dari 99.05% menjadi 100% healthy tanpa downtime.
Selain performa server, skor Google PageSpeed Insights website Karts juga mengalami lonjakan drastis:
| Skor PageSpeed | Mobile Sebelum | Mobile Sesudah | Desktop Sebelum | Desktop Sesudah |
| Performance | 66 | 98 | 85 | 100 |
| Accessibility | 90 | 96 | 89 | 96 |
| Best Practices | 100 | 100 | 100 | 100 |
| SEO | 92 | 100 | 92 | 100 |
Angka-angka ini bukan sekadar validasi teknis. Kecepatan website B2B memengaruhi bagaimana Google menilai kelayakan sebuah situs bisnis untuk ditampilkan dalam hasil pencarian.
Peningkatan performa teknis ini mengirimkan sinyal kuat ke mesin pencari bahwa website Karts sangat layak, cepat, dan aman untuk pengguna.
Hasil Enam Bulan Pertama
Perubahan arsitektur dan infrastruktur menjadi fondasi. Namun, bukti sesungguhnya baru terlihat setelah website mulai berjalan dan diakses publik.
Peningkatan Traffic
Website Karts mulai mendapatkan traffic organik sejak Desember 2025 hingga Januari 2026. Di sinilah perjalanan digital mereka benar-benar berbalik arah setelah satu tahun sebelumnya.
Data Google Search Console selama periode tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang jelas. Dari titik hampir nol, impressions dan clicks naik bertahap tiap minggu, sempat berfluktuasi, lalu mencapai puncaknya sekitar akhir Mei hingga pertengahan Juni 2026.
- Total Impresi: Mencapai 158.000+ kali penampilan di halaman pencarian Google.
- Total Klik Organik: Mengumpulkan 873 klik berkualitas dari pembeli B2B yang mencari solusi kemasan kardus.
- Rata-rata Posisi: Berada di angka 6,7 untuk seluruh kata kunci industri terkait.
Timeline Pertumbuhan Bisnis Real
Di balik grafik itu ada cerita yang lebih konkret di sisi bisnis:
- Bulan ke-2 (Januari – Februari 2026): Website Karts mulai terindeks stabil di Google untuk berbagai kata kunci pencarian industri. Calon pelanggan mulai bermunculan dan menghubungi secara organik via WhatsApp untuk menanyakan produk dan penawaran harga.
- Bulan ke-6 (Mei – Juni 2026): Pipeline penjualan Karts bertransformasi penuh. Karts berhasil mencatatkan 5+ pelanggan baru yang melakukan repeat order secara rutin setiap bulannya.
- Diversifikasi Klien Lintas Industri: Klien-klien baru yang didapatkan mencakup spektrum industri yang sangat luas: mulai dari produsen Food & Beverage (F&B), pabrik alat-alat olahraga, produsen minuman kemasan, hingga industri manufaktur spring bed.
- 100% Organik Tanpa Iklan Berbayar: Seluruh pencapaian ini diraih murni melalui optimasi SEO & GEO (Generative Engine Optimization), tanpa mengeluarkan biaya Google Ads atau iklan berbayar satu rupiah pun.
“Website dibangun ulang dengan struktur yang lebih rapi dan terarah. Hasilnya mulai terlihat hanya dalam waktu 2 bulan, mulai bermunculan calon pelanggan yang menghubungi untuk menanyakan produk. Kini, memasuki bulan ke-6, sudah ada lebih dari 5 pelanggan baru yang melakukan repeat order setiap bulannya,” kata Adhit.
Evaluasi Data Trafik Organik
Sebagai catatan, perjalanan ini tidak sepenuhnya berupa garis lurus ke atas.
Grafik menunjukkan peningkatan traffic bertahap dari titik nol pada bulan Desember 2025, mencapai puncaknya pada Mei–awal Juni 2026 dengan pencapaian 50–60 klik per minggu. Kemudian, terjadi penurunan traffic pada pertengahan hingga akhir Juni 2026.
Dalam lanskap B2B manufaktur, fluktuasi ini umumnya dipengaruhi oleh siklus pemesanan industri, penyesuaian jadwal pengadaan pertengahan tahun (mid-year procurement review), serta pembaruan algoritma rutin Google. Pengawasan dan optimasi berkala tetap dijalankan untuk menjaga konsistensi performa dalam jangka panjang.
Kami memilih untuk tetap transparan dengan menyertakan informasi ini karena studi kasus yang jujur jauh lebih berharga bagi pembaca dibandingkan dengan cerita yang seolah tanpa hambatan sama sekali.
Pelajaran untuk Bisnis B2B Lain
Studi kasus website B2B tanpa iklan dari Karts menunjukkan sesuatu yang sering luput dari banyak pemilik bisnis B2B, yaitu memiliki website bukan jaminan untuk mendapatkan klien.
Namun, memiliki website yang dibangun dengan cara berpikir buyer industri Anda, beserta performa teknis bagus yang mendukungnya, bisa mengubah keadaan dalam hitungan bulan.
Jika bisnis Anda mengalami situasi serupa dengan yang dulu dihadapi Karts, tim kami siap membantu mengevaluasi dan membangun ulang fondasi digital bisnis Anda. Hubungi Edavos sekarang untuk konsultasi gratis!