Pengertian Node, Fungsi, dan Jenis-Jenisnya

Ketika Anda sedang belajar atau mendalami dunia jaringan, pastinya Anda akan menemukan istilah yang namanya “node”. Tapi tahukah Anda, Perangkat atau gadget yang biasanya Anda gunakan sehari-hari bisa juga merupakan sebuah node dalam jaringan komputer.

Kok bisa? Jawaban sederhananya adalah karena node merupakan salah satu unsur dari titik – titik penghubung dalam terjadinya transfer data antar satu perangkat dengan perangkat lainnya di dalam sebuah jaringan.

Namun sebenarnya pengertian dari node bisa saja berbeda-beda tergantung dari jaringan dan lapisan protokolnya. Nah, di artikel kali ini kita akan lebih berfokus pada node yang ada pada jaringan komputer. Mulai dari apa itu node pada jaringan komputer, fungsi dan peranya, hinga jenis-jenis dari node itu sendiri.

Jadi pastikan Anda menyimaknya hingga selesai ya, supaya Anda dapat memahami node dengan baik.

Apa itu node jaringan komputer?

Pengertian Node

Diambil dari bahasa latin, yakni nodus (simpul), pengertian node yang dilansir dari laman lifewire adalah perangkat fisik apa pun yang dapat mengirim, menerima, atau meneruskan data di dalam jaringan komputer. Node yang paling umum dikenal adalah komputer pribadi, yang disebut juga node komputer atau node internet.

Jika berbicara secara umum, node adalah perangkat terprogram yang digunakan untuk menghubungkan jaringan dan perangkat komputer untuk mengirimkan data di antara perangkat.

Dengan demikian, ini dapat disebut titik yang bergabung atau titik yang saling berhubungan ketika perangkat terhubung dengan jaringan. Modem, switch, hubs, bridges, servers, dan printer yang terhubung ke jaringan WiFi maupun ethernet juga bisa dibilang sebuah node.

Namun node dalam jaringan komputer harus memiliki beberapa bentuk identifikasi, seperti alamat IP atau alamat MAC, agar perangkat jaringan lain dapat mengenalinya. Node yang tidak memiliki bentuk identifikasi, atau node yang sedang offline tidak lagi berfungsi sebagai node.

Baca Juga: Pengertian Topologi Jaringan

Apa peran node dalam jaringan?

Node jaringan adalah bagian fisik yang membentuk jaringan. Dan biasanya terdiri dari perangkat apa pun yang menerima informasi dan kemudian mentransmisikannya. Namun, perangkat tersebut juga dapat menerima dan menyimpan data, mengirimkannya ke lokasi lain, atau bahkan menghasilkan dan mentransfer data di lokasi tersebut.

Kita ambil contoh, sebuah node komputer dapat mengirimkan email atau membuat cadangan data secara online, tetapi juga dapat melakukan streaming video dan mengunduh file lain. Contoh lainya printer yang terhubung pada jaringan A dapat menerima permintaan cetak dari perangkat jaringan B, sementara disatu sisi scanner dapat mengirim gambar kembali ke komputer. Router menentukan data mana yang akan dikirim ke perangkat yang meminta melakukan unduhan file dalam suatu sistem, tetapi router juga dapat mengirim permintaan untuk terhubung ke internet publik.

Apa fungsi node jaringan?

Utamanya, fungsi node adalah mengirimkan data dan informasi dengan memanfaatkan media titik-titik yang terhubung dalam satu jaringan serupa. Namun selain itu terdapat fungsi lain dari node dalam jaringan komputer, yang dilansir dari laman dewaweb.

Jaringan Peer-to-Peer (P2P)

Peer-to-peer merupakan model di mana setiap komputer dapat mengambil dan menggunakan resource dari komputer lain, atau bahkan memberikan resourcenya untuk dipakai pada komputer tersebut tanpa menggunakan alat penyimpan seperti flash drive atau melakukan download.

Hal ini bisa dilakukan, jika jaringan komputer tersebut aktif dan saling tersambung satu sama lain. Jadi untuk mengambil data-data yang ada di komputer lainnya, Anda hanya perlu mengaksesnya lewat komputer Anda sendiri.  

Untuk caranya yaitu Anda dapat memberikan IP Address dari satu kelas IP yang sama supaya bisa melakukan sharing ke komputer lainnya untuk bertukar data atau resource yang dimiliki komputer masing-masing.

Jaringan Client-Server

Untuk model node satu ini merupakan jaringan yang menggunakan beberapa komputer sebagai komputer server yang memberikan akses resource ke komputer lain (client) dalam sebuah jaringan. Server akan mengatur semua mekanisme untuk mengakses resource yang boleh digunakan.

Lalu, ada juga mekanisme komunikasi antar node dalam jaringan tersebut. Tak hanya di jaringan lokal saja, sistem client-server ini juga bisa digunakan pada teknologi internet.

7 Jenis-jenis node

Dalam sebuah sistem node, terdapat beberapa jenis node yang wajib dipahami. Setiap jenis node saling terkait satu sama lain demi mengoptimalkan kinerja jaringan. Berikut ini beberapa jenis node;

1. Node jaringan internet

Node jaringan internet adalah salah satu jenis node utama dalam jaringan komputer. Di sini jaringan internet atau intranet terjadi, dan sebagian besar node adalah komputer. Dan komputer-komputer ini diidentifikasi dengan bantuan alamat IP. Sebaliknya, WLAN tidak berisi titik akses apa pun, dan juga tidak memiliki alamat host IP. Hal ini karena sudah ada di perangkat keras komputer. Sehingga mereka digambarkan sebagai jaringan fisik atau node LAN, bukan host.

2. End nodes

Ini adalah node yang menawarkan awal atau titik akhir untuk transmisi data. Kamera keamanan, dan printer adalah salah satu contoh node akhir. Dengan demikian, node akhir merupakan node yang mencakup awal atau titik akhir untuk menghubungkan perangkat dengan jaringan.

 3. Node jaringan telekomunikasi

Node jaringan telekomunikasi dapat menawarkan layanan jaringan cerdas atau pertukaran jaringan telepon pribadi atau publik. Disini node berfungsi sebagai pengontrol stasiun pangkalan dalam komunikasi seluler. Selain itu, node bertanggung jawab untuk mengendalikan banyak tower BTS, meskipun tower BTS itu bukan node.

4. Node komunikasi data

Node komunikasi data adalah komponen yang membentuk perangkat komunikasi data, sehingga transfer data antar perangkat dapat dengan mudah dilakukan menggunakan node ini. Perangkat fisik ini terdiri dari peralatan terminal data dan sirkuit transmisi data yang membantu menghubungkan jaringan dengan benar. Jenis node ini umumnya mencakup modem, Switch, bridge, dan banyak perangkat serupa lainnya.  Node jenis ini dirancang khusus untuk melakukan line clock, konversi sinyal, dan pengkodean.

5. Node sitem TV kabel

Node sistem TV kabel adalah perangkat fisik yang umumnya tetap terhubung dengan kabel serat optik. Dan kabel ini terhubung dengan perangkat rumah dan kantor dengan perangkat serat optik yang tersedia di area tertentu. Node ini menentukan jumlah serat optik yang terhubung dengan sistem kabel untuk koneksi jaringan.

6. Node perantara

Node perantara adalah perangkat yang ada antara titik awal dan titik akhir dari sistem perangkat keras node akhir jaringan komputer. Beberapa contoh node perantara adalah bridge, switch, dan menara seluler.

7. Node LAN dan WAN

LAN dan WAN juga merupakan node jaringan komputer yang bekerja sama dengan node lainnya. Node ini umumnya harus memiliki alamat MAC maupun alamat IP yang diberikan untuk network interface cards (NIC) Node jenis ini digunakan untuk koneksi jaringan di perangkat komputer yang menggunakan teknologi jaringan kabel maupun nirkabel.

Baca Juga: Pengertian Network Assessment

Penutup

Dalam konteks teknologi jaringan komputer istilah ‘node’ memang sangat sering ditemukan. Dan setiap jenis jaringan memiliki node dengan fungsinya masing-masing.

Nah, sekarang Anda pasti sudah paham kan apa itu node? Ya, node dalam jaringan komputer adalah perangkat yang bertugas untuk menghubungkan, menerima, menyebar, atau memberikan data dalam sebuah jaringan komputer.

Ok, cukup sekian artikel kali ini, semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memahami tentang apa itu node dan peranannya dalam jaringan komputer. Dan nantikan artikel kami selanjutnya.

Promo Wifi Assessment

Leave a Comment