Memperkuat Cyber Security untuk Industri Edukasi dan Hospitality

tren terbaru cyber security untuk industri edukasi/hospitality

Cyber security untuk industri edukasi dan hospitality layak mendapat perhatian khusus karena keduanya menjadi target favorit kejahatan cyber.

Catatan: Anda ingin mendapatkan Gratis Security Assessment eksklusif dari Cisco Umbrella? daftarkan diri anda sekarang! Ingat penawaran ini terbatas hanya untuk 30 pendaftar pertama. Jika anda membutuhkan Solusi IT lainnya, kami memiliki berbagai layanan Jasa IT Terbaik yang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Alasannya, dua sektor tersebut memiliki beberapa faktor kerentanan yang dapat dimanfaatkan oleh penyerang.

Buktinya, dalam beberapa tahun terakhir semakin banyak insiden cyber yang menimpa organisasi di sektor edukasi maupun hospitality.

Dengan peningkatan frekuensi dan kecanggihan serangan, kami mengingatkan setiap organisasi agar segera mengambil langkah-langkah serius.

Lantas, hal apa saja yang perlu diwaspadai dan dilakukan? Berikut penjelasan lengkapnya.

Penyebab Industri Edukasi & Hospitality Sering Jadi Target

tren terbaru cyber security untuk industri edukasi/hospitality

Seperti yang sudah kami katakan di awal, edukasi dan hospitality merupakan dua sektor yang berisiko terhadap serangan cyber.

Alasan pertama karena sektor edukasi dan hospitality sama-sama mengelola data sensitif dalam skala besar.

Semakin besar organisasinya, semakin besar pula informasi yang dapat dieksploitasi oleh penyerang.

Kemudian, mereka juga bergantung pada infrastruktur IT untuk beroperasi. Jika pengelolaannya tidak baik, ini bisa menjadi titik masuk bagi penyerang.

Apalagi, banyak organisasi yang kurang aware terhadap tren terbaru cyber security untuk industri edukasi/hospitality, misalnya penggunaan IoT

Tanpa disadari, banyak serangan cyber masuk melalui IoT karena perangkatnya memiliki keamanan bawaan yang rendah.

Itulah penyebab organisasi Anda mungkin saat ini lebih rentan terhadap serangan.

Baca Juga: Apa Itu Phising? Pengertian, Metode, & Cara Pencegahannya

Ancaman Cyber yang Paling Umum di Industri Edukasi dan Hospitality

risiko cyber security untuk industri edukasi/hospitality

Selanjutnya, kami akan menunjukkan beberapa risiko cyber security untuk industri edukasi/hospitality yang patut Anda waspadai, di antaranya:

Social Engineering

Meskipun social engineering menargetkan individu, tetapi penyerang bisa saja memanfaatkannya untuk memperoleh akses ke sistem organisasi. 

Contohnya phishing, di mana penyerang mengirim email palsu untuk memancing korban membocorkan kredensial login penting.

Menurut laporan Verizon DBIR 2023, insiden social engineering di sektor edukasi kembali meningkat di tahun 2023.

social engineering di industri edukasi

Kesalahan Manusia

Pelatihan cyber security untuk industri edukasi/hospitality sangat penting supaya organisasi dapat meminimalkan insiden akibat kesalahan manusia.

Masih dari laporan Verizon, kesalahan konfigurasi oleh karyawan seringkali menjadi penyebab utama kerentanan keamanan.

Selain itu, kurangnya wawasan tentang cyber security untuk industri edukasi/hospitality juga membuat karyawan mudah terpancing mengklik tautan atau lampiran email berbahaya.

Jaringan Wi-Fi yang Tidak Aman

Organisasi di sektor edukasi dan hospitality biasanya menyediakan WiFi gratis untuk siswa maupun tamunya tanpa memperhitungkan bahaya WiFi publik.

Padahal, sebuah jaringan nirkabel tidak diamankan dengan baik, penyusup akan mudah menemukan celah.

Kasus serangan WiFI publik yang paling umum adalah penyadapan data dengan metode Man-in-the-Middle (MITM).

Pergantian Karyawan

Bagaimana mungkin pergantian karyawan menimbulkan risiko keamanan cyber?

Sederhana. Ketika karyawan pindah ke organisasi lain, mereka mungkin masih membawa data sensitif atau kredensial lama yang belum nonaktif. 

Inilah faktor yang membuka risiko kebocoran data.

Ransomware

Ransomware masih menjadi musuh nomor satu di berbagai industri, tidak terkecuali pada sektor edukasi dan hospitality.

Jenis malware ini memblokir akses data dan meminta tebusan apabila korban ingin mendapatkan akses datanya kembali.

Rata-rata nilai tebusan pada beberapa kasus ransomware besar sepanjang tahun 2023 yaitu US$1,54 juta.

Baca Juga: 5 Jenis Ransomware yang Perlu Anda Waspadai

Contoh Kasus Serangan Cyber di Sektor Edukasi dan Hospitality

Dua contoh insiden berikut menyoroti kerentanan dan dampak nyata dari serangan cyber security untuk industri edukasi/hospitality pada kedua sektor ini:

Contoh di Sektor Edukasi: Lincoln College (2022)

cyber serangan cyber di sektor edukasi

Lincoln College, sebuah perguruan tinggi swasta di Illinois, AS, terpaksa tutup pada Mei 2022 setelah menjadi korban serangan ransomware

Peretas berhasil mengenkripsi data-data penting organisasi. Sayangnya, upaya pemulihan tidak berhasil karena membutuhkan biaya besar.

Lincoln College, yang kehabisan dana, akhirnya memutuskan berhenti beroperasi total setelah berdiri selama 157 tahun. Kasus ini menunjukkan besarnya dampak permasalahan cyber security untuk industri edukasi/hospitality di dunia.

Contoh di Sektor Hospitality: Marriott Hotel (2018)

contoh serangan cyber di sektor hospitality

Insiden kebocoran data besar-besaran pernah menimpa jaringan hotel Marriott pada akhir tahun 2018.

Peretas mencuri sekitar 500 juta data pribadi tamu mulai nama, email, hingga detail kartu kredit. 

Serangan ini bermula dari sistem keamanan yang tidak diperbarui dengan baik pada masa peralihan setelah Marriott mengakuisisi Starwood Hotels. 

Kasus ini mengakibatkan Marriott harus membayar hingga US$28 juta, yang untungnya tertanggung oleh asuransi, juga menjadi salah satu kasus cyber security untuk industri edukasi/hospitality terbesar.

Apa Strategi Keamanan yang Sebaiknya Diterapkan?

strategi cyber security untuk industri edukasi/hospitality

Menghadapi ancaman yang terus berkembang, Anda membutuhkan strategi cyber security untuk industri edukasi/hospitality yang komprehensif.

Pendekatan yang kami rekomendasikan adalah mengintegrasikan beberapa layanan keamanan dari Cisco:

1. Cisco Umbrella

Solusi keamanan cloud ini menyediakan DNS layer security serta akses internet aman dari ancaman malware, phishing, dan konten berbahaya lainnya. Cara ini cukup efektif untuk menyelesaikan permasalahan cyber security untuk industri edukasi/hospitality.

“Umbrella memungkinkan kami untuk lebih fokus pada prioritas lain karena otomatisasinya sangat menghemat waktu.” ~ Dave van Nierop

2. Cisco AnyConnect

AnyConnect adalah penerapan cyber security untuk industri edukasi/hospitality di tingkat endpoint yang memungkinkan akses jarak jauh secara aman.

3. Cisco SecureX

Fungsinya sebagai pusat komando yang mengumpulkan threat intelligence dari seluruh alat di organisasi, lalu menanganinya secara cepat. Cara ini efektif untuk mengatasi permasalahan cyber security untuk industri edukasi/hospitality.

4. Cisco Secure Email

Jika organisasi Anda sering berkomunikasi via email, maka Anda membutuhkan alat ini sebagai perlindungan berbasis cloud dengan fitur enkripsi bawaan.

Baca Juga: 7 Kasus Ransomware yang Menimbulkan Kerugian Besar

Cyber Security untuk Industri Edukasi/Hospitality Itu Penting!

Mengimplementasikan solusi cyber security untuk industri edukasi/hospitality yang komprehensif saat ini telah menjadi sebuah keharusan.

Seperti yang telah dikatakan tadi, pentingnya cyber security untuk industri edukasi/hospitality adalah karena kedua sektor ini sangat rentan terhadap berbagai ancaman cyber yang sangat signifikan.

Cyber security untuk industri edukasi/hospitality dapat mencegah organisasi mengalami hal buruk seperti yang menimpa Lincoln College dan Marriott Hotel.

Ini bukan hanya tentang perlindungan, tetapi juga memastikan kelangsungan operasional organisasi untuk jangka panjang.

Tingkatkan keamanan perusahaan Anda dengan layanan keamanan canggih dan terintegrasi untuk melindungi aset penting, seperti Cisco Umbrella dari Edavos. Kami menyediakan solusi IT terdepan untuk pengalaman yang seamless dan perlindungan yang andal.

Isi form berikut! Tim kami segera menghubungi Anda.