fbpx

Cara Meningkatkan Performa WiFi Rumah

 In Blog, Solusi

A. WiFi Today

          Wireless Fidelity atau kita lebih kenal dengan istilah Wifi  sudah menjadi kebutuhan khusus. Tentu ini juga akibat dari kemajuan teknologi yang dengan sangat cepat berkembang. Perangkat-perangkat seperti laptop, handphone, TV, sampai perangkat IoT kelas pabrik pun sudah menggunakan media wireless. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir media fisik sehingga koneksi akan lebih mudah dan memiliki mobilitas yang tinggi. Kalau kita lihat dalam penggunaannya, wifi digunakan oleh siapapun dengan keperluan yang berbeda-beda. Ada yang menggunakan hanya untuk browsing internet, chatting, streaming , dan lain-lain. Ada juga yang menggunakan berkaitan dengan pekerjaan seperti virtual meeting atau VPN utk mengakses aplikasi internal kantor.  

          Di tengah masa pandemi seperti ini yang sudah berlangsung kurang selama 3 bulan, mengharuskan kita untuk bekerja dari rumah. Internet adalah hal yang paling dibutuhkan agar bisa terkoneksi ke VPN pekerjaan dan meeting secara virtual. Hal ini menjadi tantangan bagi kita untuk selalu online selama waktu bekerja. Internet yang prima adalah suatu keharusan yang harus tersedia. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang bagaimana mengoptimalisasi jaringan wifi pada rumah kita supaya kemampuan dan kualitas Wifi berada pada posisi yang baik.    

B. Wifi Generation

Wifi Generation

          Pada perkembangannya wifi memiliki beberapa fase perkembangan teknologi. Tiap fase menghadirkan fitur dan kecepeatan yang berbeda-beda. Hal ini tentu untuk menunjang kecepatan atau speed yang semakin cepat. Kita tentu pernah mendengar dalam istilah Wifi 802.11a/b/g/n/ac/ax. Tapi taukah anda apakah yang dimaksudnya dengan 802.11.? 802.11 adalah standrard teknologi yang ditetapkan oleh IEEE. Berikut beberapa perbedaannya:

  • 802.11a & 802.11b: Merupakan generasi pertama dari teknologi wireless. Teknologi ini lahir pada tahun 1999. Teknologi jenis wireless ini memiliki kekurangan jangkauan yang tidak terlalu jauh dan tidak bisa menembus dinding. Teknologi 802.11a/b masih di gunakan di beberapa wireless rumahan. Teknologi ini hanyak memiliki kecepatan 11 Mbps.
  • 802.11g: Merupakan gabungan teknologi yang sudah dikembangkat dari Wifi 802.11a dan 802.11b. Wifi 802.11g merupakah generasi ketiga Wifi. Wifi generasi 802.11g memiliki jangkauan yang lebih jauh dan memiliki kecepatan 54 Mbps.
  • 802.11n: Merupakan teknologi wifi generasi ke 4 pengembangan dari 802.11g. Wifi generasi ini sudah memiliki fitur MIMO yang memungkinkan memiliki antena ganda sehingga perangkat yang tersambung lebih banyak dalam satu waktu. Teknologi ini termasuk populer masih banyak di gunakan dan memiliki kecepatan hingga 450 Mbps.
  • 802.11ac: Merupakan teknologi wifi generasi ke 5. Generasi wifi 802.11ac merupakan pengembangan dari 802.11n yang memungkinkan dengan fitur MU-MIMO dan dual band. Sehingga perangkat yang terkoneksi dalam waktu bersamaan lebih banyak dan sdh support dual band Radio 2.4GHz & 5GHz. Wifi 802.11ac memiliki jangkauan yang lebih jauh serta memiliki kecepatan hingga 1300 Mbps.
  • 802.11ax: Merupakan wifi generasi 6. Wifi 802.11ax memungkinkan peneratapan dualband Radio, MU-MIMO, serta antenna yang lebih banyak hingga 8×8 antenna. Sehingga perangkat yang bisa terkoneksi dengan 802.11ax jauh lebih banyak. Kecepatan 802.11ax empat kali lebih cepat dari 802.11ac hingga 3.5Gbps. utk wifi generasi 6 masih belum banyak perangkat atau access point utk mengadopsi teknologi 802.11ax.

C. Tips meningkatkan performa Wifi di rumah

Singal Strenght indicator

          Saat kita berlangganan ISP, tentu kita juga akan mendapatkan perangkat Router Wireless atau Access Point untuk Wifi. Biasanya kita akan mendapatkan satu Router Wireless bawaan dari ISP yang pada saat pemasangannya teknisi dari ISP akan meletakkan router wireless tersebut di tempat yang kita inginkan. Namun kadang kita mengalami beberapa hambatan. Misalnya seperti sinyal yang kurang kuat di beberapa tempat di rumah. Atau koneksi di handphone atau laptop yang kadang full kadang hilang. Atau bahkan perangkat kita sering atau tidak bisa terkoneksi dengan baik ke Wifi. Selain kita memilih paket bandwidth untuk berlangganan, kita juga harus memerhatikan perangkat Router Wireless/Access Point apa yang kita gunakan. Untuk meminimalisir permasalahan tersebut, Berikut tips meningkatkan performa Wifi di rumah:

1. Ketahui jenis & banyaknya perangkat yang terkoneksi ke Wifi

How many device connected to wifi

          Ketahui jenis perangkat kita yang terkoneksi ke jaringan wifi. apakah handphone, laptop, tablet, smart TV, game console, smart lamp, CCTV dan lain-lain. Serta berapa jumlah perangkat-perangkat tersebut.

2. Pilihlah tempat yang tepat untuk meletakan Access Point

The best Wifi position

          Signal wifi berbentuk omni melingkar. Sebaiknya memilih posisi di bagian tengah rumah dan tidak tertutup tembok terlalu rapat. Karena tembok memiliki hambatan sinyal wifi yang membuat sinyal akan melemah.  

3. Tambahkan repeater atau extender jika diperlukan

Repeater

          Letak tata ruang tiap rumah tentu berbeda-beda. Ada yang memiliki satu lantai atau lebih. Jika satu lantai bisa saja cukup dengan hanya 1 access point. Jika 2 lantai atau lebih sebaiknya menambahkan repeater atau extender agar bisa mengcover seluruh ruangan. Repeater adalah penguat Sinyal dari sumber wifi tertentu. Seperti gambar di bawah dari Access point utama yang terletak di bagian kiri ruangan, lalu repeater ada di tengah agar Ruangan di sebelah kanan dapat signal wifi. Namun untuk hal seperti ini tidak disarankan. Karena kekuatan sinyal hasil repater mengalami penurunan speed dari speed aslinya.

Extender access point

          Extender adalah menambahkan jumlah access point untuk mengcover area tertentu. Ada dua cara extender. Cara Pertama, menambahkan jumlah access point dengan mengkoneksikan ke router dengan menggunakan cable. Misalnya rumah kita ada dua lantai. 1 access point untuk lantai 1, dan 1 access point lagi di lantai 2 dengan mengkoneksikan dengan cable ke router di lantai 1.

Mesh router system

          Dengan skema seperti ini memiliki kelemahan. Roaming user akan tidak smooth. Karena ketika kita sedang konek ke access point lantai 1 lalu roaming ke lantai 2, kemungkinan kita masih terkoneksi ke lantai 1 lalu harus koneksi ulang ke access point lantai 2.

          Cara Kedua, dengan cara concept mesh wifi system. Router dipasangkan dengan menempatkan beberapa satelite yang di tempatkan seluruh area rumah. Satelite-satelite ini akan berfungsi memperkuat signal dan memberikan singal wifi di tempat yang kita inginkan dengan menggunakan SSID yang sama. Sehingga roaming/perpindahan akan lebih smooth.  

4. Kekuatan antena access point & menggunakan teknologi wifi paling baru

          Setelah tau jenis & jumlah perangkat yang terkoneksi, pilihlah perangkat Access Point yang memiliki teknologi paling tidak 802.11ac atau Wifi Gen 5. Karena Wifi Gen 5 memiliki kemampuan Dual-Band(2.4GHz & 5GHz) & MIMO. Perangkat terkoneksi ke Wifi akan memiliki kualitas signal yang lebih baik. sebagai contoh perangkat seperti handphone & laptop keluaran terbaru biasanya sudah support 5GHz. Sehingga kita dapat memaksimalkan fitur perangkat tersebut. MIMO juga memungkinkan kita memiliki kualitas sinyal yang baik pada saat semua perangkat terkoneksi dalam waktu bersamaan.

5. Selalu update firmware access point

Firmware Update

        Selalu update versi firmware terupdate. Hal ini agar tidak menurunkan performa access point jika terjadi bug software. Pilihkan access point yang memiliki fitur online update agar memudahkan.

D. Referensi Router Wireless/Access point Dual-Band

Berikut beberapa referensi Router wireless/access point & mesh router system yang memiliki fitur dual-band 802.11ac & MIMO untuk kelas rumah, diantaranya:

Asus RT-AC1200
TP-Link Archer60
Mesh Wifi System Deco M4 V1
ZenWifi AX

Anda Membutuhkan WiFi Assessment?

Edavos siap membantu anda

Kami memiliki penawaran menarik untuk wifi assessment.

Leave a Comment

Alat Video Conference